Minggu, 15 November 2015

ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN

TUGAS 2 

NAMA      :M.RUSDY PURNAMA
KLS          :2TB02
NPM         :26314729


ISSUE ARSITEKTUR
Arsitek harus mampu mengidentifikasikan isu-isu yang harus dipertimbangkan sebelum masuk kedalam proses perancangan. Seorang arsitek harus mampu merespon semua isu-isu (kriteria arsitektur) dalam mendesain suatu rancangan agar hasil rancangannya tersebut memenuhi semua kriteria arsitektur dengan baik.
Isu berarti segala sesuatu, kecenderungan, pertanyaan, topic, proposisi, atau situasi dimana permitaan desain agar bangunan tersebut sesuai dengan keinginan klien dan pengguna.
Dalam arsitektur beberapa isu yang umum adalah sirkulasi, keamanan, kewilayahan, privasi, imej, guna energi, fleksibilitas, dan visibilitas. Dalam strategi pemrograman isu merupakan parameter untuk menyaring informasi desain kedalam daftar pengaturan untuk mendukung pembuatan keputusan yang efisien.
Daftar isu mendukung  sebagian besar dari kebutuhan desain bangunan. Mungkin tidak seluruhnya memnuhi, namun sebagian besar pembuatan keputusan banyak mencakup dalam daftar tersebut. Masing-masing isu mayor mempunyai sub-isu. Didetail untuk menghasilkan persyaratan tampilan yang sebelumnya ditetapkan tujuannya.
1 Human Issues
*     Function (Fungsi)       :Mewadahi tujuan dan kegunaan untuk aktivitas manusia.
*    Social (Sosial)             :Hubungan social untuk mencapai tujuan penghuni secara
                                               Efektif. 
*   Physical (Fisik)             :Bagaimana bentuk bangunan yang sesuai dengan
              karakteristik fisik penghuni.
*      Physiological (Fisiologi)       :Pemahaman karakteristik sifat penghuni.
*      Phsycological (Psikologi)     :Pemahaman perasaan penghuni dalam bangunan.
2 Environmental Issues
*        Site (Situs)                :Struktur permukaan bumi yang akan ditempati
                                              suatu bangunan.
*        Climate (Iklim)          :Iklim dan cuaca yang memengaruhi suatu bangunan.
*        Context (Konteks)      :Situasi lingkungan yang berhubungan dengan situasi
                                                kejadian.
*        Resources (Sumber)    :Ketersediaan sumber daya alam sekitar.
*        Waste (Limbah)           :Tempat pembuangan limbah tak berguna dari suatu
                                                 bangunan.

3 Cultural Issues
*        Historical (Sejarah)                     :Latar belakang suatu daerah.
*        Institutional (Kelembagaan)        :Hubungan kegiatan klien yang berterusan.
*        Political (Politik)                         :Pembuatan bangunan yang harus dengan
   proses politik.
*        Legal (Hukum)                            :Peraturan-peraturan yang berlaku saat
   proses pembuatan bangunan.

4 Technological Issues
*        Material                       :Bahan-bahan yang akan digunakan pada konstruksi
                 bangunan.
*        Sistem                         :Sistem mekanik, pipa, elektrik pada konstruksi suatu
       bangunan.
*      Proses                            :Cara atau proses yang dijalani dalam merancang atau
                                                membangun  suatu  konstruksi bangunan.

5. Temporal Issues
*        Growth (Pertumbuhan)     :Pertumbuhan suatu bangunan yang dikarenakan
 meningkatkan  potensi pertumbuhan bangunan    tersebut.
*        Change (Perubahan)         :Perubahan penghuni dan kebutuhan dalam suatu
 bangunan.
*        Permanence (Kekokohan):Keabadian atau kekokohan suatu bangunan.

6. Economic Issues
*        Finance (Keuangan)                       :Analisis keuangan dan analisis pasar.
*        Construction (Konstruksi)              :Biaya konstruksi.
*        Operation (Operasi)                        :Biaya pengoperasian fasilitas oleh klien.
*        Maintenance                                    :Biaya pemeliharaan fasilitas bangunan.
*        Energy (Energi)                               :Biaya energy yang telahdipakai.

7. Aesthetic Issues
*        Form (Bentuk)                                :Penyesuaian bentuk-bentuk bangunan
      sesuai dengan preferensi bangunan.
*        Space (Ruang)                                 :Penataan perlengkapan dalam
                                                                    menciptakan rasa ruang.
*        Meaning (Pemaknaan)                     :Preferensi klien mengkomunikasikan
                                                                     bentuk bangunan kepada orang lain.



8. Safety Issues
*        Structure (Struktur)               :Kekuatan struktur bangunan.
*        Fire (Kebakaran)                   :Adanya kemungkinan terjadi kebakaran.
*        Personal                                 :Keselamatan penghuni dan orang yang
       berada di sekitar tapak terhadap bahaya                           perlengkapan        dan situasi.
*        Chemical (Zat Kimia)           :Kesehatan penghuni dari bahaya zat-zat kimia.

*        Criminal (Kriminal)              :Keselamatan fisik dari ancaman luar

PENGAPLIKASIAN


Optimalisasi Vegetasi

Unsur hijau yang diidentikkan dengan vegetasi ditunjukkan denganmenambahkan elemen-elemen penghijauan tidak hanya pada lansekap saja tetapi juga dalam bangunan, seperti pemberian roof garden, pemberian vegetasi rambat pada dinding bangunan dan lain sebagainya.


 

Sistem Pencahayaan Alami


Secara umum perletakan jendela harus memperhatikan garis edar matahari, sisi utara dan selatan adalah tempat potensial untuk perletakan jendela (bukaan), guna mendapatkan cahaya alami. Sedangkan posisi timur dan barat pada jam-jam tertentu diperlukan perlindungan terhadap radiasi matahari langsung. Untuk keperluan tersebut sudah banyak program komputer yang dapat membantu simulasi efek cahaya matahari terhadap disain selubung bangunan. Konsep disain fasade untuk tujuan efisiensi energi tergantung dengan posisi geografis dan iklim setempat. Permasalahannya banyak bangunan di Indonesia yang meniru bangunan yang ada di Eropa tanpa disesuaikan dengan kondisi geografis dan iklim di Indonesia, misal : jendela yang tanpa dilengkapi tabir matahari (sun screen).

Fasade Kaca Pintar


Fasade kaca pintar merupakan suatu konsep teknologi mutakhir dinding tirai kaca yang mempertemukan kepentingan ekologi maupun ekonomi bagi bangunan perkantoran bertingkat tinggi yang dikondisikan sepenuhnya (fully airconditioned). Ia mampu mengurangi pantulan panas matahari dari bangunan bangunan kaca tinggi yang menyebabkan meningkatnya temperatur lingkungan diperkotaan (heat-island effect) maupun efek rumah kaca pada atmosfer bumi (green house effect). Fasade kaca pintar pada umumnya adalah konstruksi dinding kaca ganda (double-skin construction) dengan rongga udara antara 35cm- 50cm antara kaca luar dan kaca dalam. Dinding kaca luar ketebalan 12mm dari jenis kaca dengan transmisi tinggi (umumnya kaca bening), sedangkan kaca dalam ketebalan 6-8mm dari jenis high performance glass. Terdapat rongga udara menerus sehingga merupakan cerobong kaca (glass-shaft) dengan ketinggian meliputi beberapa lantai sesuai dengan studi analisis yang dilakukan.



https://herusu71.wordpress.com/2011/10/06/mendefinisikan-isu/

http://banu-fm.blogspot.co.id/2014/10/issue-arsitektur.html

Jumat, 16 Oktober 2015

ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN

Nama   :M. Rusdy purnama
Kelas    :2TB02
Npm     :26314729

TUGAS 1

"Pengalaman seseorang mendesain rumah kantong semar"

Rumah kantong semar ini dinilai sangat ispiratif karena menerapkan prinsip arsitektur hijau secara cerdas dan kontekstual dengan kondisialam tropis serta lingkungan urban di Indonesia dengan latar belakang pengetahuan ekologi yang spesifik. Selain memenuhi kebutuhan dasar ruang sesuai karakter penghuninya rumah ini mampu menghasilkan “makanan” yang menjamin jalannya siklus kehidupan di dalam rumah.

Konservasi air
Sang arsitek merancang skema pemanfaatan air hujan dan air bekas untuk menghemat penggunaan air tanah. Sebuah struktur untuk menampung da menyaring air dirancang dan diletakkan di atap untuk kemudian dialirkan ke bawah. Limbah black water sedapat mungkin diolah sehingga tidak mencemari lingkungan. Konsep konservasi air yang diterapkan antara lain:
1.    Air hujan ditampung untuk mandi dan mencuci pakaian
2.    Pengolahan greywater dengan kolam dan tanaman air sehingga dapat
    digunakan untuk menyiram closet,tanaman dan mencuci mobil
3.    Menyediakan 62,5% dari lahan sebagai kolam peresapan.

Urban farming
Seperti kantong semar, hunian ini dirancang untuk memiliki perangkat yang mampu mengolah “makanan sendiri”. Seperti bercocok tanam, bertani dan budidaya ikan tawar yang dapat dinikmati langsung penghuni rumah. Sang arsitek merancang system pertanian yang juga berfungsi memperbaiki kualitas udara didalam rumah. Pengairan dan penyiraman kebun menggunakan air bekas dan air hujan. Sampah domestic dimanfaatkan dengan mengolahnya menjadi pupuk.

Bahan bangunan ramah lingkungan
Hunian hijau ini menggunakan material local dan bahan bangunan yang mudah diperoleh di sekitar lahan. Selain mengurangi jejak karbon, penggunaan material-material ini dapat mengurangi limbah dan yang pasti memangkas biaya pembelian material:
1.    Kaleng bekas untuk pengganti pot
2.    Drum bekas untuk menampung air hujan
3.    Botol mineral bekas untuk pot hidroponik
4.    Bambu untuk kerai
5.    Dinding batako ekspos tanpa finishing kimiawi
Selain itu rumah ini tidak menggunakan AC, melainkan membuat banyak bukaan untuk mengalirkan udara kedalam rumah.


https://books.google.co.id/books?id=hRIKKmhHpLwC&pg=PA7&lpg=PA7&dq=pengalaman+seorang+arsitektur+dan+lingkungan&source=bl&ots=uTX6A-

Sabtu, 06 Desember 2014

TUGAS ISD 3

1.Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang.

Pengertian sosialisasi secara umum dapat diartikan sebagai proses belajar individu untuk mengenal dan menghayati norma-norma serta nilai-nilai sosial sehingga terjadi pembentukan sikap untuk berperilaku sesuai dengan tuntutan atau perilaku masyarakatnya.

2.Pemuda memegang peranan penting dalam masyarakat, salah satunya adalah sebagai penggerak perkembangan dan kemajuan bangsa. Seorang pemuda haruslah memepunyai jiwa nasionalisme yang tinggi, sehingga bisa menggerakkan masyarakat untuk menjadi bangsa yang kuat dan mencintai tanah air sendiri.
Pemuda juga memiliki peran untuk menjadi contoh dalam masyarakat, yaitu menjadi penggagas untuk menjadi masyarakat yang aktif berkarya dan mengharumkan nama bangsa. Namun masih banyak pemuda-pemuda dalam masyarakat yang mengarah keperan-peran yang merugikan diri mereka sendiri, seperti memakai obaat-obatan terlarang, bertindak anarkis dan lain sebagainya.

3.Social psikologi  : Berbagai ragam krisis akhlak dan moral kini terus menular, merebak dan mewabak dalam masyarakat kita khasnya di kalangan remaja. Daripada kes bosia, hamil luar nikah yang diikuti dengan pembuangan zuriat di dalam tong sampah, penderaan, gengsterisme dan vandalisme, rogol, sumbang mahram, ketagihan dadah, hinggalah kepada mat rempit. 

Social budaya : Pengetahuan dan pemahaman remaja tentang kesehatan resproduksi dan resiko seksual merupakan hal penting, mengingat meningkatnya penundaan usia pernikahan di kalangan perempuan, berimplikasi pada lamanya mereka menjalani masa aktif secara seksual sebelum pernikahan. Sementara itu, informasi tentang kesehatan reproduksi dan seksual masih dianggap sebagai kebutuhan perempuan yang telah menikah, misalnya pengetahuan tentang kontrasepsi. Namun demikian, studi yang dilakukan Hidayana dkk (2010) di Kota Karawang, Sukabumi, dan Tasikmalaya menunjukkan minimnya pemahaman remaja tentang masalah reproduksi, bahkan berkenaan dengan pengalaman menstruasi. Survei menunjukkan bahwa sebagian besar (>75%) menyatakan kaget saat pertama kali menstruasi. Perasaan kaget yang dialami oleh mayoritas responden dapat merupakan refleksi dari kurangnya informasi yang diberikan pada remaja seputas pubertas, khususnya menstruasi.  Kurangnya pengetahuan responden tentang menstruasi, meski mereka mengalaminya di usia yang terkategori normal (12-14 tahun). Hal ini sekaligus menunjukkan keterbatasan informasi yang didapat remaja, bahkan dari orang terdekatnya (ibu, saudara perempuan, guru, dll).

4.Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.

Warga Negara  yaitu seseorang yang secara resmi merupakan anggota dari suatu negara, seseorang dengan keanggotaan tersebut disebut warga negara. Dan seorang warga negara mempunyai hak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya.

5.Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi dalam suatu negara. Istilah kedaulatan pertama kali diperkenalkan oleh Jean Bodin (1530 – 1593). Menurutnya kedaulatan itu sebagai kekuasaan mutlak, abadi dan asli dari suatu negara.
Sifat–sifat pokok kedualatan :
  • Permanen : kedaulatan akan tetap ada selama negara itu masih ada.
  • Absolut : dalam negara tidak ada kekuasaan lain yang lebih tinggi dari kekuasaan negara.
  • Tidak dibagi-bagi : kedaulatn merupakan satu–satunya kekuasaan tertinggi.
  • Tidak terbatas : kedaulatan itu meliputi semua orang dan golongan tanpa kecuali.
  • Asli : kedaulatan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi.
Sumber kedaulatan Ada beberapa teori yang membahas secara rasional mengenai bagaimana dan asal mula kedaulatan. Teori–teori itu antara lain :
        a.Teori Kedaulatan Tuhan.
Menurut teori ini yang disebut juga teori Theokrasi, kekuasaan tertinggi dalam negara adalah berasal dari Tuhan. Dasar pemikiran teori ini adalah keyakinan bahwa alam semesta beserta isinya adalah ciptaan Tuhan, demikian pula kedaulatan yang ada pada pemerintah atau raja adalah berasal dari Tuhan.
        b.Teori Kedaulatan Raja.
Kedaulatan negara terletak ditangan raja dan keturunannya, raja mendapat kekuasaan langsung dari Tuhan. Oleh sebab itu raja dalam memerintah harus berkuasa secara mutlak bahkan cenderung sewenang–wenang.
        c.Teori Kedaulatan Rakyat
Menurut teori ini, rakyatlah yang berdaulat dalam negara dan mewakilkan kekuasaannya kepada suatu badan yaitu Pemerintah.
        d.Teori Kedaulatan Negara.
Menurut paham ini, negaralah sebagai sumber kedulatan dalam negara. Negara (dalam arti Gouvernment = Pemerintah) dianggap mempunyai hak yang tidak terbatas terhadap kehidupan kebebasan dan ekonomi (Life, liberty and property) dari warganya, sehingga penguasa dalam menjalankan kekuasaannya tidak dibatasi hukum.



M.RUSDY PURNAMA
1TB06
26314729

Sabtu, 25 Oktober 2014

Tugas Ilmu Sosial Dasar 2

1. Pengertian pertumbuhan penduduk ialah perubahan jumlah penduduk di suatu         wilayah tertentu pada   waktu tertentu dibandingkan waktu sebelumnya.
    
          Faktor-faktor yang mempengaruhi pertambuhan penduduk:

     Kelahiran (Fertilitas)
    Kelahiran merupakan faktor alami. Kelahiran adalah bertambahnya jumlah penduduk di suatu   wilayah.
   
      Kematian (Mortalitas)
    Kematian merupakan faktor alami. Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara  permanen atau berkurangnya penduduk pada suatu wilayah.

 Perpindahan (Migrasi)
    Migrasi merupakan faktor non-alami. Faktor terakhir yang mempengaruhi kecepatan pertumbuhan  penduduk suatu daerah adalah Perpindahan (Migrasi) atau Mobilitas Penduduk yang artinya proses gerak penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam jangka waktu tertentu.

2. Masalah yang timbul akibat bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia salah satunya adalah Kurangnya kesempatan kerja, akan menimbulkan pengangguran dan peningkatan kejahatan. Untuk  mengatasi hal tersebut pemerintah harus memperluas pembangunan industri-industri baru, pusat-pusat perdagangan dan pariwisata sebagai upaya mengatasi kurangnya kesempatan kerja. 


3. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Itu karena budaya adalah bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang yang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Budaya juga merupakan suatu pola hidup menyeluruh, yang bersifat kompleks, abstrak dan luas, unsur- unsur inilah yang meliputi kegiatan manusia sehingga  keduanya saling berhubungan.


Senin, 29 September 2014

Tugas Ilmu Sosial Dasar 1

1.Ilmu sosial dasar adalah ilmu pengetahuan untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia tentang masalah-masalah sosial yang terjadi pada masyarakat dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, dan teori) yang berasal dari gabungan disiplin ilmu-ilmu sosial. Ilmu-ilmu sosial tersebut adalah : sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikokologi sosial. Dengan begitu antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu sosial dasar tidak ada perbedaan yang prinsipil.

Tujuan ilmu sosial dasar adalah memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial dan lebih memahami dan menyadari bahwa setiap kenyataan sosial dan masalah sosial ada dalam masyarakat dan selalu bersifat kompleks, kita hanya bisa memahaminya secara kritis. Untuk itulah ilmu sosial dasar mempunyai peran penting agar mahasiswa memiliki bekal yang cukup dalam hidup bermasyarakat.

2.Penduduk adalah orang-orang yang mendiami suatu wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu pula.

Masyarakat adalah suatu kehidupan sosial manusia yang menempati wilayah tertentu, yang keteraturannya dalam kehidupan sosialnya telah dimungkinkan karena memiliki pranata sosial yang telah menjadi tradisi dan mengatur kehidupannya. Hal yang terpenting dalam masyarakat adalah pranata sosial, tanpa pranata sosial kehidupan bersama didalam masyarakat tidak mungkin dilakukan secara teratur. Pranata sosial adalah perangkat peraturan yang mengatur peranan serta hubungan antar anggota masyarakat, baik secara perseorangan maupun secara kelompok.

Kebudayaan adalah hasil budi daya manusia, ada yang mendefinisikan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Karya manusia menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, sedangkan rasa mewujudkan segala norma dan nilai untuk mengatur kehidupan dan cipta merupakan kemampuan berpikir dan kemampuan mental yang menghasilkan filsafat dan ilmu pengetahuan.

3. a.    Sistem  Religi  (sistem  kepercayaan).
Merupakan   produk   manusia   sebagai  homo   religieus.   Manusia   yang  memiliki kecerdasan  pikiran  dan perasaan  luhur, tanggap  bahwa di atas kekuatan  dirinya  terdapat kekuatan  lain yang maha besar. Karena itu manusia  takut, sehingga  menyembahnya   dan lahirlah  kepercayaan   yang  sekarang  menjadi  agama.
    b.     Sistem  organisasi  kemasyarakatan.
Merupakan produk dari manusia sebagai homo socius. Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah, namun memiliki akal, maka disusunlah organisasi kemasyarakatan  dimana manusia bekerja  sama  untuk  meningkatkan  kesejahteraan  hidupnya.
    c.    Sistem  pengetahuan.
Merupakan   produk  manusia  sebagai  homo  sapiens.  Pengetahuan   dapat  diperoleh dari pemikiran  sendiri, disamping  itu didapat juga dari orang lain. Kemampuan  manusia mengingat-    ingat apa yang telah diketahui  kemudian  menyampaikannya   kepada  orang lain melalui bahasa. menyebabkan  pengetahuan  menyebar  luas. Lebih-lebih  bila pengetahuan  itu dibukukan,  maka penyebarannya  dapat dilakukan  dari satu generasi  ke generasi  berikutnya.
    d.     Sistem  mata  pencaharian  hidup  dan  sistem-sistem  ekonomi.
Merupakan produk manusia sebagai homo economicus menjadikan tingkat kehidupan manusia  secara  umum  terus  meningkat,
    e.     Sistem  Teknologi  dan  Peralatan.
Merupakan  produk dari manusia  sebagai homo faber. Bersumber  dari pemikirarmya yang  eerdas   dan  dibantu   dengan  tangannya   yang  dapat  memegang   sesuatu   dengan erat,manusia  dapat membuat  dan mempergunakan  alat. Dengan alat-alat ciptaannya  itulah manusia  dapat  lebih mampu  meneukupi    kebutuhannya  daripada  binatang
    f.     Bahasa.
Merupakan   produk  dari  manusia  sebagai  homo  longuens.  Bahasa  manusia  pada mulanya  diwujudkan  dalam  bentuk tanda  (kode) yang kemudian  disempumakan   dalam bentuk  bahasa  lisan,  dan  akhimya  menjadi  bentuk  bahasa  tulisan.

4.Gotong royong
Kebanyakan penduduk di kota besar hanya mementingkan egonya masing-masing, Memamerkan segala hal yang mereka muliki, berebut untuk memimpin dan bahkan main hakim sendiri. Gotong royong sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Pada dasarnya manusia adalah mahluk sosial, yaitu tidak bisa hidup sendiri selalu membutuhkan orang lain dalam melakukan aktivitasnya.